fbpx
CeremonialTabanan

Anggota PMR dan PKS SMA N 2 Tabanan Dilantik

TABANAN | suaratabanan.id – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Tabanan melaksanakan upacara pelantikan anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Wira dan anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di Lapangan SMA N 2 Tabanan, Rabu (28/6).

Sekolah yang dikenal dengan sebutan BISMA ini melantik sebanyak 27 orang anggota PMR dan 35 orang anggota PKS dilantik langsung oleh Waka Kesiswaan, Drs. I Wayan Ananda, S.Pd., M.Pd, yang disaksikan langsung oleh pembina PMR dan PKS BISMA serta Kepala Markas PMI Kabupaten Tabanan.

Dalam amanatnya saat upacara pelantikan Ananda menekankan kepada semua calon anggota kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menyiapkan diri untuk menjadi anggota PMR dan PKS yang bisa diandalkan, menanamkan dalam diri jiwa-jiwa kemanusiaan, keiklasan, bergerak dengan hati nurani dan aktif, sehingga mampu membanggakan diri, keluarga dan sekolah,

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Gelar Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan

“Dengan pelantikan ini jangan kalian (anggota PMR dan PKS, Red) merasa sudah cukup, bila perlu anak-anak PMR berkunjung ke PMI Kabupaten untuk belajar ilmu-ilmu baru dalam meningkatkan potensi dan kompetensi PMR, dan anak-anak PKS belajar lebih dalam dengan pembinanya, kalian jangan sekedar ikut hanya demi mendapatkan nilai, Jadilah anak-anak yang luar biasa, bukan biasa diluar, aktif berkegiatan itu yang kami harapkan, kami menitipkan nama baik BISMA ini kepada kalian agar tetap eksis di Tabanan” ujarnya

Semangat yang menggebu-gebu ditanamkan Ananda kepada anggota PMR dan PKS “Lebih baik berprestasi kecil daripada tidak sama sekali, jadilah orang hebat yang sehebat-hebatnya, untuk mencapai itu kuncinya harus disiplin” tambahnya.

Baca Juga:  Bungan Desa, Bupati Sanjaya Angkat Potensi Lebah Madu Sari Desa Selabih

Sementara itu Ketua panitia Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan, Ni Nengah Dwi Awantari menyampaikan kegiatan Diklat PMR dan PKS ini dilaksanakan dari 26 – 28 Juni 2023 dengan jumlah panitia sebanyak 62 orang dan peserta total 62 orang.

Dwi menjelaskan ekstrakurikuler PKS dapat memberikan pengamanan dan pembelajaran untuk siswa dalam hal peningkatan disiplin, dan ikut serta dalam menjaga keamanan sekolah, sedangkan ekstrakurikuler PMR dapat memberikan pengalaman kepada siswa dalam peningkatan kepedulian sosial khususnya dalam bidang kesehatan.

“Pelantikan ini merupakan sebagai bentuk penetapan dan peningkatan kualitas peserta PMR dan PKS agar beban tugas dapat dilaksanakan secara merata dan maksimal” ujarnya. (ST-AR)